
𝐒𝐲𝐧𝐭𝐞𝐤 𝐚𝐭 𝐈𝐂𝐇𝐕𝐄𝐏𝐒 𝟐𝟎𝟐𝟓: 𝐀𝐝𝐝𝐫𝐞𝐬𝐬𝐢𝐧𝐠 𝐭𝐡𝐞 𝐂𝐡𝐚𝐥𝐥𝐞𝐧𝐠𝐞𝐬 𝐨𝐟 𝐏𝐕–𝐃𝐢𝐞𝐬𝐞𝐥 𝐇𝐲𝐛𝐫𝐢𝐝 𝐃𝐞𝐯𝐞𝐥𝐨𝐩𝐦𝐞𝐧𝐭 𝐢𝐧 𝐈𝐧𝐝𝐨𝐧𝐞𝐬𝐢𝐚’𝐬 𝐑𝐞𝐦𝐨𝐭𝐞 𝐀𝐫𝐞𝐚𝐬
Hari ini, 3 November 2025, CEO Syntek Energy & Control, Fajar Sastrowijoyo, menjadi salah satu pembicara pada Workshop ICHVEPS 2025 (The 5th International Conference on High Voltage Engineering and Power Systems) di Prama Sanur Beach Hotel, Bali.
Dalam sesi bertema “Renewable Energy and Their Integration into Electric Power Grid”, beliau memaparkan materi “Challenges in Developing PV–Diesel Hybrid Power Plant in Remote Areas in Indonesia.”
Materi ini menggambarkan bagaimana Syntek mengembangkan teknologi pembangkit hybrid yang menggabungkan energi surya dan diesel untuk meningkatkan keandalan sistem kelistrikan di wilayah terpencil, sekaligus mempercepat transisi energi menuju masa depan rendah karbon.
Konferensi yang diinisiasi oleh Institut Teknologi Bandung (ITB) ini menghadirkan para pakar dari PLN, Hitachi Energy, Curtin University, TU Munich, dan berbagai institusi energi global, menjadi wadah pertukaran ide dan kolaborasi lintas negara di bidang rekayasa sistem tenaga dan energi terbarukan.
Kami bangga dapat berkontribusi dalam upaya bersama menuju sistem energi yang lebih tangguh, efisien, dan berkelanjutan.